Ini Dia 4 Bentuk CCTV Menurut Penyesuaian Lokasi Pemasangannya

CCTV atau Closed Circuit Television merupakan perangkat yang kini dianggap cukup wajib ada di sebuh gedung, fasilitas umum, hingga hunian pribadi. Hal ini dikarenakan perannya yang cukup penting dalam melindungi dan memantau keadaan.

Bentuk CCTV

CCTV merupakan mekanikal elektrikal yang berbentuk kamera yang dipasang di tempat tertentu yang biasanya disembunyikan tapi mampu memantau semua lokasi yang ingin dipantau yang disambungkan dengan layar khusus di ruangan tertentu sebagai media untuk menampilkan hasil tangkapan kamera.

Adapun fungsi CCTV pada umumnya adalah:

  • Meningkatkan keamanan: CCTV menampilkan gambar dan video secara live sehingga apapun yang sedang terjadi pada saat itu dapat terpantau oleh monitor yang jika ada kejadian yang tidak diinginkan maka dapat ditanggulangi pada saat itu juga.
  • Memantau kegiatan: saat di perkantoran atau di toko tertentu terkadang pemilik toko perlu memantau para karyawannya untuk memastikan para karyawannya bekerja dengan baik.
  • Mengawasi anggota keluarga: khususnya anak-anak yang rawan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan padanya, maka biasanya orang tua memasang CCTV di ruangan anak dan ruangan lainnya yang memungkinkan dilintasi oleh anak.

Pada awal kemunculannya, CCTV digunakan hanya untuk tempat-tempat tertentu yang umum dan besar, namun kini CCTV sudah banyak digunakan di tempat-tempat yang lebih pribadi seperti hunian pribadi.

Macam-Macam Bentuk CCTV

CCTV yang dipasang tentunya berbeda baik dari jenis, bentuk hingga daya tangkapnya sesuai dengan tempat di mana CCTV itu dipasang. Adapun macam-macam bentuk CCTV di pasaran umum adalah sebagai berikut:

1. Box kamera.

 

Box kamera

CCTV ini umumnya dipasang di lokasi umum seperti loby hotel, parkiran, restaurant, ruang tamu dan semua lokasi sejenis. Bentuk CCTV ini umumnya dijual tidak dengan lensanya oleh karenanya vendor biasanya menawarkan jenis-jenis lensa kamera saat membeli CCTV ini. Ada dua ukuran standar lensa untuk box kamera ini, yaitu 4mm dan 12 mm. Standar 4 mm biasanya digunakan di tempat yang luas sedangkan 12 mm biasanya digunakan di tempat yang panjang dan sempit seperti koridor hotel.

2. Bullet kamera.

 

Bullet kamera

Bentuk CCTV ini sangat estetik dan umumnya dipasang di luar ruangan yang sudah dilengkapi dengan lampu infra merah sehingga dapat menangkap gambar hitam putih dengan jelas walaupun keadaan di luar gelap. CCTV ini juga memiliki kelebihan yaitu dapat menangkap gambar di jarak tertentu yang cukup jauh.

3. Miniature kamera.

 

Miniature kamera

Bentuk CCTV ini adalah bentuk yang paling unik dan paling langka digunakan. Hanya ruangan dan kepentingan tertentu yang menggunakannnya. Miniature kamera ini berbentu kotak dan pemasangannya sangat dirahasiakan seperti di balik lukisan maupun di balik jam dinding yang fungsinya untuk menangkap gerak gerik dalam ruangan.

Baca juga: Serba-serbi Ukuran Kamar Ideal Untuk Pasangan

4. Dome kamera.

 

Dome kamera

Dome kamera sangat cocok dipasang di dalam ruangan karena bentuknya yang tidak mengganggu estetika ruangan. Dome kamera sifatnya sangat bebas, artinya dapat dipasang dalam posisi miring maupun tegak. Dome kamera biasanya dipasang di langit-langit ruangan dan warnanya yang hitam maupun putih itu tidak tampak mencolok sehingga jarang orang yang menyadarinya.

Bentuk-bentuk CCTV di atas telah disesuaikan dengan di mana Ia akan dipasang, untuk itu pasanglah CCTV yang tepat sesuai dengan bentuk dan fungsinya sehingga hasil yang ditangkap bagus dan tidak mengganggu estetika lokasi. Harga CCTV pun ditentukan oleh bentuk CCTV mana yang akan dipasang sekaligus dengan biaya jasa kontraktor mekanikal elektrikal yang akan membantu memasang CCTV nya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *